Tampilkan postingan dengan label jelajah kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jelajah kota. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2016

Primadona, Rainbow, Jengkelin, Y Lala, Buntung Sabet Juara di Rojolele Delanggu

Suasana Latpres BnR Rojolele Delanggu (Foto: Tobil/MediaBnR.Com)



Gelaran Latpres Rojolele Delanggu pada hari Sabtu (2/1) berjalan ramai dan meriah, terpantau kelas Love Bird masih menjadi favorit di arena ini, antusias love bird mania begitu kentara dengan selalu ramainya kelas love bird yang pada latpres kali ini diadakan 3 sesi oleh panitia dan semuanya terisi full gantangan.
Luwes BC Solo pada latpres kali ini mengorbitkan gaco-gaco love bird yang semakin berprestasi  bernama Primadona yang di gawangi oleh Mr Enky meraih juara pertama di kelas Love Bird Rojolele, begitu pula dengan Rainbow milik Londho Sastro juga meraih prestasi yang sama sebagai juara di kelas Love Bird C4, “Pemanasan untuk lomba Harpindo Cup II di Taman Kuliner Yogyakarta, semoga tampil maksimal,” ungkap Londho di aminkan oleh Mr Enky koleganya dari Luwes BC Solo.

Minggu, 04 Oktober 2015

Seorang Anak Depresi Terlantar di Delanggu, Diantar Petugas Polsek Pulang


Delanggu, - Sabtu kemarin (3/10), seorang anak laki-laki tersasar sampai di Dukuh Kepoh, Kec. Delanggu. Oleh yang menemukannya kemudian diantarkan ke Polsek Delanggu untuk tindak lanjutnya.
Menurut pengakuannya, anak yang masih sekolah dasar kelas 6 tersebut ditinggal oleh paman nya. Oleh pihak kepolisian sektor Delanggu si anak ditanya lebih lanjut asalnya dan mengaku dari Semanggi, Solo. Bapaknya seorang supir becak yang biasa mangkal didepan Waterboom Semanggi.
Setelah dikasih makan dan uang, akhirnya petugas dari Polsek Delanggu mengantarkan anak tersebut pulang ke rumah.

Sabtu, 02 Mei 2015

Jalur Stasiun Delanggu Diusulkan Diubah Searah

suaramerdeka.com – Jalur jalan raya di Stasiun Kerata Api Kota Kecamatan Delanggu diusulkan untuk diubah satu arah. “Usulan sudah kami sampaikan ke Dinas Perhubungan tetapi masih dalam kajian,” ungkap anggota Komisi III DPRD Klaten asal Kota Kecamatan Delanggu, Sunarto, Jumat (1/4).
Menurutnya, jalur yang akan diubah hanya dari simpang tiga stasiun sampai ke simpang tiga utara Pasar Desa Gatak.  Jalur itu diubah sebab jika pagi hari muncul kepadatan lalu-lintas di lokasi sebab pasar desa mulai dihuni pedagang. Belum sempurnanya pasar dibangun membuat lokasi parkir dan pedagang belum memiliki tempat.
Dengan diubah menjadi satu arah saat pagi hari akan menghilangkan kepadatan lalu-lintas. Rencananya, jalur satu arah diberlakukan mulai pukul 06.00 sampai 10.00 dari arah selatan.
Kades Gatak, Walino mengatakan pembangunan belum usai sebab desa terkendala dana. ” Baru los sisi selatan yang dibangun dan belum semua pedagang mendapat los,” katanya.

Sumber : Suara Merdeka

Sabtu, 15 November 2014

Jalur Lingkar Delanggu Dianggarkan Rp 7 Miliar

DELANGGU - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten mengusulkan anggaran Rp7 miliar untuk perbaikan ruas jalan di jalur lingkar Delanggu. Hal ini karena jalan yang menjadi jalur alternatif dari arah Yogya menuju Solo tersebut masih mengalami kerusakan.
Demikian diungkapkan Kabid Bina Marga DPU Klaten, Sumarno, ketika dijumpai wartawan di kantornya, Kamis (13/11/2014). Ia mengatakan, perbaikan jalur lingkar Delanggu penting mengingat jalur tersebut sebagai jalur alternatif mengantisipasi kemacetan di jantung kota Delanggu.


Rabu, 18 Desember 2013

Keramba Ikan Ala Warga Kuncen Delanggu

Apabila anda warga Delanggu merasa melewati Jl. Pabrik Karung terganggu dengan bau yang tak sedap dari sampah depan SDN Delanggu 1, ada alternatif untuk menghindarinya. Kita bisa ambil jalan melintasi jalan desa Delanggu yaitu lewat jalan belakang SDN Delanggu 1 dan SMPN 1 Delanggu.
Ada yang menarik bila kita melintasi jalan ini. Sebelah selatan jalan, yaitu yang membatasi jalan dengan rumah, sekolahan dan lapangan Merdeka terdapat sebuah sungai kecil. Sungai yang dulu keliatan agak kotor itu kini disulap warga desa Delanggu menjadi sebuah keramba ikan.
 keramba ikan belakang SMPN 1 Delanggu

Rabu, 18 September 2013

Menikmati Sunset di Delanggu

Delanggu, walau saat ini areal ruang publiknya terasa sempit dengan kehadiran bangunan-bangunan baru ataupun areal persawahannya yang semakin berkurang karena adanya pembangunan perumahan-perumahan, tapi masih ada tempat-tempat yang indah untuk sekedar menikmati suasana Kota Kecamatan Delanggu.

Salah satu suasana yang masih bisa dinikmati di Delanggu adalah kala matahari terbenam atau istilahnya sunset.
Suasana Sunset dari Dukuh Miliran, Mendak, Delanggu

Selasa, 17 September 2013

Desa Gatak, Salah Satu Desa di Pusat Kota Delanggu

Desa Gatak adalah satu desa di Kecamatan Delanggu yang berada di pusat Kota Delanggu.

 Gedung Balai Desa Gatak

Sejarah

Mengenai adal usul nama desa gatak tidak dapat ditemukan, karena tidak ada sumber informasi yang dapat digali. Namun menurut sesepuh Desa Gatak, bahwa desa gatak sejak zaman Belanda sudah ada dan pada waktu itu dipimpin oleh Raden Ronggo yang kharismatik. Desa Gatak juga terdapat situs bersejarah peninggalan Kanjeng Sri Susuhunan Paku Buwono X yang berupa persinggahan. Persinggahan tersebut dahulu digunakan oleh apabila melakukan perjalanan ke wilayah selatan.

Sabtu, 12 Februari 2011

Kecamatan Kota Delanggu

Kota Delanggu merupakan sebuah kota kecamatan. Letak yang strategis diantara 2 kota besar di Pulau Jawa, Yogyakarta dan Solo.
Luas kecamatan Delanggu adalah 18,8 km2 dengan jumlah penduduknya sekitar 38.500 jiwa orang ( survey penduduk tahun 2006).
Kecamatan Delanggu terbagi oleh 16 desa, yaitu:

1. Desa Delanggu
2. Desa Gatak
3. Desa Sabrang
4. Desa Tlobong
5. Desa Kepanjen
6. Desa Segaran
7. Desa Sidomulyo
8. Desa Karang
9. Desa Mendak
10. Desa Krecek
11. Desa Sribit
12. Desa Butuhan
13. Desa Jetis
14. Desa Dukuh
15. Desa Banaran
16. Desa Bowan

Kecamatan Delanggu pemekaran wilayahnya mengarah ke utara dan selatan.
Kota Delanggu atau pusat dari kota sendiri berada di 3 wilayah desa yaitu desa Delanggu, desa Gatak dan desa Sabrang.