Tampilkan postingan dengan label wajah kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wajah kota. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2016

Primadona, Rainbow, Jengkelin, Y Lala, Buntung Sabet Juara di Rojolele Delanggu

Suasana Latpres BnR Rojolele Delanggu (Foto: Tobil/MediaBnR.Com)



Gelaran Latpres Rojolele Delanggu pada hari Sabtu (2/1) berjalan ramai dan meriah, terpantau kelas Love Bird masih menjadi favorit di arena ini, antusias love bird mania begitu kentara dengan selalu ramainya kelas love bird yang pada latpres kali ini diadakan 3 sesi oleh panitia dan semuanya terisi full gantangan.
Luwes BC Solo pada latpres kali ini mengorbitkan gaco-gaco love bird yang semakin berprestasi  bernama Primadona yang di gawangi oleh Mr Enky meraih juara pertama di kelas Love Bird Rojolele, begitu pula dengan Rainbow milik Londho Sastro juga meraih prestasi yang sama sebagai juara di kelas Love Bird C4, “Pemanasan untuk lomba Harpindo Cup II di Taman Kuliner Yogyakarta, semoga tampil maksimal,” ungkap Londho di aminkan oleh Mr Enky koleganya dari Luwes BC Solo.

Senin, 15 Juni 2015

Kecuali Jalur Delanggu, Klaten Pastikan Jalur Mudik Siap H-7 Lebaran

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menjamin jalur mudik bisa rampung sebelum H-7 Lebaran, kecuali jalur lingkar barat Delanggu.
Kepala DPU ESDM Klaten, Abdul Mussyid mengatakan sebelum H-7 Lebaran, kecuali lingkar barat Delanggu, perbaikan jalur mudik sudah selesai. Untuk itu, pekerjaan perbaikan jalan terus dikebut pada bulan Juni ini.

Kondisi Jalur Lingkar terkini. Foto by Berita Delanggu

Minggu, 29 Maret 2015

GERAK JALAN SEHAT PEDULI LINGKUNGAN DESA GATAK


Foto by Berita Delanggu
Delanggu (Adp) - Pagi tadi, Minggu 29 Maret 2015, Pemdes Gatak beserta LKM Maju Mapan dan Bank Sampah "Gema Pesam" Desa Gatak mengadakan kegiatan acara Gerak Jalan Sehat Peduli Lingkungan.
Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk mengajak kepada masyarakat/warga Desa Gatak pada khususnya dan Masyarakat Kec. Delanggu pada umumnya agar peduli terhadap lingkungan sekitar dengan cara membuang sampah pada tempat yang telah disediakan atau dengan cara menabungkan sampah ke Bank Sampah Desa Gatak. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang mencapai 1200 orang, kebanyakan warga Desa Gatak.

Selasa, 24 Maret 2015

Relokasi Pedagang Stasiun Terganjal Dana


Foto oleh : Lik Timmz
DELANGGU – Upaya relokasi ratusan pedagang di jalan depan stasiun KA Delanggu belum bisa dilaksanakan. Penyebabnya los belum cukup untuk menampung ratusan pedagang sehingga dikhawatirkan tidak akan efektif.
Kepala Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Walino mengatakan, los pasar yang dibangun baru mampu menampung sekitar 50 pedagang. ”Padahal jumlah total sekitar 200 orang pedagang,”katanya, Senin (23/3). Menurutnya, sebab belum semua tertampung terpaksa los yang sebagian sudah jadi belum digunakan. Penggunaan los baru akan dilakukan setelah lokasi mencukupi.

Jumat, 23 Januari 2015

Jalan Lingkar Delanggu Kembali Diblokir Warga


Kemarin, Kamis 22 Januari 2015 pukul 12.30 WIB, warga Sukorame, desa Karang, Delanggu kembali memblokir Jalan Lingkar Kota Delanggu. Warga ramai-ramai turun ke jalan melakukan pemblokiran jalan menggunakan batu-batu besar, pot tanaman, tangga bambu, jagrak, drum, kursi, dll.

Pemblokiran ini dikarenakan Jalan Lingkar Delanggu yang sudah rusak parah tetapi masih dilewati untuk kendaraan berat. Padahal sebenarnya kelas jalan lingkar ini bukanlah untuk kendaraan berat, melainkan hanya jalan desa/kecamatan.

Sabtu, 15 November 2014

Lampu Lalu Lintas (Bangjo) Delanggu Memprihatinkan



DELANGGU - Kondisi lampu lalu lintas (bangjo) di Simpang 4 Pasar Delanggu termasuk memprihatinkan.
Dari arah barat atau Jalan Pabrik Karung, lampu menyala hanya merah dan cuman sisi sebelah kanan, sehingga ketika seharusnya menyala hijau kadang pengendara kendaraan bermotor masih belum beranjak jalan.
Sedang dari arah utara atau dari arah Solo, lampu bangjo depan toko Sami Jempol malahan hampir copot.
Semoga pihak yang berwenang segera memperbaiki kondisi lampu lalu lintas yang ada di Delanggu, karena bila dibiarkan terus menerus bisa membahayakan keselamatan para pengendara kendaraan bermotor.

Jalur Lingkar Delanggu Dianggarkan Rp 7 Miliar

DELANGGU - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten mengusulkan anggaran Rp7 miliar untuk perbaikan ruas jalan di jalur lingkar Delanggu. Hal ini karena jalan yang menjadi jalur alternatif dari arah Yogya menuju Solo tersebut masih mengalami kerusakan.
Demikian diungkapkan Kabid Bina Marga DPU Klaten, Sumarno, ketika dijumpai wartawan di kantornya, Kamis (13/11/2014). Ia mengatakan, perbaikan jalur lingkar Delanggu penting mengingat jalur tersebut sebagai jalur alternatif mengantisipasi kemacetan di jantung kota Delanggu.


Rabu, 18 Desember 2013

Sampah di Delanggu, Pengelolaan dan Dampak.

Beberapa hari lalu, salah satu admin Kota Delanggu diundang dalam sebuah acara di salah satu desa di Delanggu.
Acara yang dihadiri dari pihak kecamatan Delanggu, yaitu diwakili oleh ibu Maryani, terus ada juga perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup Kab. Klaten serta dari Puskesmas Delanggu itu bertajuk Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Dampak Sampah Terhadap Kesehatan.
Bahwasanya acara tersebut adalah menyikapi adanya permasalahan sampah di wilayah Delanggu dimana pengelolaan sampahnya masih belum maksimal. Dalam acara itu dibahas tentang rencana untuk membuat tempat pengelolaan sampah di Delanggu. Seperti yang terlihat di Delanggu, adanya beberapa bak penampungan sampah yang tak berada semestinya serta mengganggu kelancaran lalu lintas jalan serta terlihat kotor berserakan dipinggir jalan dan trotoar. Contohnya adalah bak sampah depan SDN Delanggu 1 serta disalah satu pojok jalan Stasiun Delanggu.
  Bak Sampah Depan SDN Delanggu 1

Keramba Ikan Ala Warga Kuncen Delanggu

Apabila anda warga Delanggu merasa melewati Jl. Pabrik Karung terganggu dengan bau yang tak sedap dari sampah depan SDN Delanggu 1, ada alternatif untuk menghindarinya. Kita bisa ambil jalan melintasi jalan desa Delanggu yaitu lewat jalan belakang SDN Delanggu 1 dan SMPN 1 Delanggu.
Ada yang menarik bila kita melintasi jalan ini. Sebelah selatan jalan, yaitu yang membatasi jalan dengan rumah, sekolahan dan lapangan Merdeka terdapat sebuah sungai kecil. Sungai yang dulu keliatan agak kotor itu kini disulap warga desa Delanggu menjadi sebuah keramba ikan.
 keramba ikan belakang SMPN 1 Delanggu

Rabu, 18 September 2013

Menikmati Sunset di Delanggu

Delanggu, walau saat ini areal ruang publiknya terasa sempit dengan kehadiran bangunan-bangunan baru ataupun areal persawahannya yang semakin berkurang karena adanya pembangunan perumahan-perumahan, tapi masih ada tempat-tempat yang indah untuk sekedar menikmati suasana Kota Kecamatan Delanggu.

Salah satu suasana yang masih bisa dinikmati di Delanggu adalah kala matahari terbenam atau istilahnya sunset.
Suasana Sunset dari Dukuh Miliran, Mendak, Delanggu

Selasa, 17 September 2013

Desa Gatak, Salah Satu Desa di Pusat Kota Delanggu

Desa Gatak adalah satu desa di Kecamatan Delanggu yang berada di pusat Kota Delanggu.

 Gedung Balai Desa Gatak

Sejarah

Mengenai adal usul nama desa gatak tidak dapat ditemukan, karena tidak ada sumber informasi yang dapat digali. Namun menurut sesepuh Desa Gatak, bahwa desa gatak sejak zaman Belanda sudah ada dan pada waktu itu dipimpin oleh Raden Ronggo yang kharismatik. Desa Gatak juga terdapat situs bersejarah peninggalan Kanjeng Sri Susuhunan Paku Buwono X yang berupa persinggahan. Persinggahan tersebut dahulu digunakan oleh apabila melakukan perjalanan ke wilayah selatan.

Kamis, 01 November 2012

Campursari Beras Delanggu

Beras Delanggu memang sudah terkenal dimana-mana. Terkenal akan kualitasnya dan rasanya yang enak dan pulen. Rojolele, jenis beras yang jadi andalan Delanggu.
Salah satu musisi Delanggu pun mengapresiasikan keterkenalan Beras Delanggu dalam sebuah lagu campursari. Lagu yang dicipatin Mas Nono dari Ichsan Nada, Grup Musik Campursari Kota Delanggu.


Minggu, 13 Februari 2011

Perempatan Delanggu, Pusat dari Kota Delanggu

Pusat Kota Delanggu, dimanakah itu??
Pusat dari kota Delanggu adalah Perempatan Kota Delanggu. Perempatan Delanggu terletak diantara 3 desa yang ada di Kecamatan Delanggu. Yaitu dibagian barat Perempatan dikuasai oleh Desa Delanggu baik itu sebelah Barat Daya maupun Barat Laut, bagian Tenggara menjadi milik Desa Sabrang dan bagian Timur Laut menjadi wilayah Desa Gatak.

Perempatan Delanggu bisa dikatakan menjadi tempat semua aktivitas warga Delanggu. Sebelah Tenggara yang merupakan daerah Desa Sabrang terletak Pasar Kota Delanggu, yang merupakan tempat aktivitas perdagangan di kota Delanggu. Didepan Pasar Kota Delanggu, diatas trotoar juga berjejer penjual2 makanan dan buah2an.Dibagian Timur Laut dan juga di bagian Barat, adalah tempat usaha-usaha perniagaan yang berupa toko-toko. Dari mulai toko pakaian, toko emas, warung makan, dll.

Perempatan Kota Delanggu juga merupakan salah satu tempat penting bagi warga Delanggu dan sekitarnya untuk melakukan bepergian. Loh, terminal Kota Delanggu khan tidak bertempat disitu?? Yups,terminal Kota Delanggu masih berada kurang lebih 1 km ke arah selatan dari perempatan Delanggu. Tapi dikarenakan Perempatan Delanggu yang berada di Jalan Utama Antar Kota Antar Provinsi, biasanya kebanyakan warga Kota Delanggu dan sekitarnya lebih memilih Perempatan Delanggu untuk tempat mencari angkutan baik itu Bus Antar Kota atau angkutan pedesaan.
Begitu pula sebaliknya, saat warga kota Delanggu sekitarnya pulang dari bepergian,mereka lebih memilih untuk turun disekitaran Perempatan Kota Delanggu. Disekitar Perempatan Kota Delanggu banyak ditemukan sarana angkutan rakyat, mulai itu dari becak, dokar, angkutan plat Kuning atau colt, bahkan tukang ojek.

Bagi warga luar kota yang masih asing dengan Kota Delanggu, Perempatan Kota Delanggu biasanya akan menjadi sarana atau tempat untuk bertanya ataupun sebagai tempat perjanjian untuk bertemu dengan rekan-rekannya.
So, silakan datangi aja Perempatan Kota Delanggu bila anda ingin menuju suatu tempat disekitaran Kota Delanggu. Jangan segan untuk bertanya dengan warga Kota Delanggu. Ingat pepatah " Malu bertanya, Sesat di jalan ". :)

Sabtu, 12 Februari 2011

Kecamatan Kota Delanggu

Kota Delanggu merupakan sebuah kota kecamatan. Letak yang strategis diantara 2 kota besar di Pulau Jawa, Yogyakarta dan Solo.
Luas kecamatan Delanggu adalah 18,8 km2 dengan jumlah penduduknya sekitar 38.500 jiwa orang ( survey penduduk tahun 2006).
Kecamatan Delanggu terbagi oleh 16 desa, yaitu:

1. Desa Delanggu
2. Desa Gatak
3. Desa Sabrang
4. Desa Tlobong
5. Desa Kepanjen
6. Desa Segaran
7. Desa Sidomulyo
8. Desa Karang
9. Desa Mendak
10. Desa Krecek
11. Desa Sribit
12. Desa Butuhan
13. Desa Jetis
14. Desa Dukuh
15. Desa Banaran
16. Desa Bowan

Kecamatan Delanggu pemekaran wilayahnya mengarah ke utara dan selatan.
Kota Delanggu atau pusat dari kota sendiri berada di 3 wilayah desa yaitu desa Delanggu, desa Gatak dan desa Sabrang.

Jumat, 11 Februari 2011

Pasar Delanggu



Pasar Delanggu, yang terletak di pusat kota Delanggu adalah pasar utama bagi warga kota Delanggu dan bisa dikatakan sebagai tempat warga kota Delanggu untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Konon, pasar Delanggu telah berdiri sejak jaman Belanda juga. Pasar yang telah berulang kali mengalami renovasi dilingkup ruang dalamnya. Sedangkan bagian luar bisa dikatakan jarang mengalami perubahan.
Pada tahun 2007, akhirnya Pemda Kabupaten Klaten melakukan renovasi besar-besaran terhadap pasar kebanggaan warga kota Delanggu tersebut. Renovasi yang dilakukan kurang lebih berjalan selama 1 tahun dengan pelaksana bangunnya adalah kontraktor dari Semarang [maaf lupa nama perusahaan kontraktornya].
Akhirnya Pasar Delanggu berdiri megah dengan 2 lantai dan semakin menjadi suatu ikon Kota Delanggu.
Sebenarnya Pasar Delanggu bukan satu-satunya pasar rakyat. Pasar Delanggu lainnya, ada
lah pasar ternak disebelah timur dari Pasar Utama Delanggu, yaang direnovasi bersamaan dengan renovasi pasar utama.
Kemudian, ada juga pasar rakyat dekat Stasiun Kota Delanggu, atau yang bisa disebut Pasar Seng [dikarenakan pasar tempat berjualan pedagang yang beratapkan seng]. Merupakan pasar tradisional rakyat sebagai alternatif untuk warga kota Delanggu sebelah timur dan juga bagi warga di Kecamatan Juwiring.
Dan yang terakhir adalah pasar tradisional di dekat lapangan olahraga kota Delanggu, sebelah barat perempatan Delanggu.